Lahan pekarangan Merupakan Lahan yang selama ini tak banyak mendapat perhatian bagi masyarakat, terutama bagi masayarakat yang memiliki rumah dengan kategori sederhana, atau sempit halamannya.
Sebagai upaya memberi contoh tentang pemanfaatan lahan pekarangan MTD Sinargalih dan Desa sinargalih memberikan bimbingan bagaimana membangun lahan pekarangan yang sempit untuk di jadikan lahan tani mandiri, artinya lahan yang kecil dimanfaatkan untuk di tanami produk pertanian yang umurnya pendek, misal seperti sayuran yang umurnya satu bulan, seperti di lansir info pertanian, desa sinargalih menyulap lahan pekarangan yang ada di desa untuk ditanami sayuran lattes, dengan di inisiasi MTD lahan pekarangan desa sinargalih kini telah terlihat deretan pollibag sederhana dengan ukuran 1 kg yang akan dijadikan media tanam lattes.
Di lain kesempatan MTD menjelaskan ini adalah contoh pemanfaatan lahan pekarangan dan bagaimana cara menjadikannya enak dilihat tanpa harus mengeluarkan banyak modal. sebelumnya kami telah membagikan bibit sayuran dan polly bag kepada warga, memang jumlahnya sedikit, tapi dari sedikit ini seharusnya masyarakat mampu mengimplementasikannya di wilayah pekarangan rumahnya, masih banyak media plastik bekas minyak yang bisa dimanffatkan sebagai upaya juga dari penggunaan limbah plastik rumah tangga, namun memang butuh waktu agar masyarakat sadar akan pemanfaatan lahan pekarangan ini. coba bayangkan kalau setiap masyarakat lahan pekarangannya di manfaatkan untuk ditanami sayuran, seperti timun, tomat, cabai, sawi, maka mereka tak perlu membeli dari pefagang sayur yang tiap minggu datang, justru jika jumlahnya banyak mereka bisa menjual ke tetangga yang yang tidka memanfaatkan lahan pekarangan.
dari sini kita ingin mencoba, semoga hasil dari pemnafaatan lahan pekaranagn desa bisa memotivasi masyarakat untuk mau mencontoh dan penjadikan lahan pekarangannya hijau dengan sayur masyur.

Comments