![]() |
| Prosesi Mocong Padi Warung Banten |
Panen Raya masa tanam pertama hampir selesai di wilayah kecamatan ciebeber, hanya ada beberapa desa saja yang belum masuk masa panen, hal ini dikarenakan di beberapa desa tidak menggunakan masa tanam dua kali, diantaranya masih terikat dengan adat istiadat, diantara beberapa desa yang telah melaksanakan masa panen dan melakukan tahapan pasca panen adalah desa warung banten.
Warung banten sendiri merupakan desa yang posisinya berada di pertengahan kecamatan, sekaligus berapitan dengan Kecamatan, meski demikian warung banten juga merupakan wilayah yang masih memegang teguh adat istiadat atau kasepuhan, sehingga rangkaian olahan Pertanian juga tak terlepas dari adat istiadat yang ada.
Salah satu tradisi yang ada di wilayah Kasepuhan warung banten diantaranya adalah perlakuan terhadap padi ketika memasuki pasca panen, diantaranya adalah Tradisi Mengikat ulang padi dari lantayan atau istilah adatnya Mocong Pare, Mocong pare ini menjadi Rangkaian Penanganan pasca panen bagi jenis padi lokal, Biasanya memang masyarakat yang masih mengadopsi adat dalam memperlakukan padi setelah di panen akan di simpan di lantayan kemudian setelah mengering, dengan kadar airnya berkurang dilantayan, maka proses berikutnya adalah Mocong.
Kegiatan Mocong bisa ditemui ketika Penyimpanan Padi di lantayan dinilai cukup untuk menurunkan kadar air, seperti diketahui Jika Padi setelah dipanen biasanya akan di jemur untuk menurunkan kadar air, sebelum di olah ke penggilingan. Berbeda dengan padi yang ditanam dengan 2 masa tanam, Padi lokal biasanya Proses Penjemuran tidak dilakukan dengan menunggu sinar matahari dengan setiap hari dijemur menggunakan Terpal, cukup dengan di simpan di lantayan padi lokal akan menurunkan kadar airnya.
hasil Produksi Padi Lokal pada Kegiatan Mocong di tahun ini, dirasa petani cukup Memuaskan, Meskipun sempat di serang OPT pada pertengan PTT di beberapa wilayah, sehingga target Tonase swasembada tidak tercapai, tapi petani di warungbanten mensyukuri Hasil Produksi pada tahun ini. dan harapan petani kedepan tentu hasil produksinya meningkat.

Comments