
Mei 2018, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Cibeber merealisasikan Benih Jagung ke tiap kelompok penerima program UPSUS PAJALE, hampir semua desa mendapatkan program ini kata Kepala UPT. dan mekanisme penyaluran ketiap kelompok didampingi oleh Mantri Tani Desa.
Hal ini di maksudkan karena yang lebih dekat dengan para petani memang MTD yang ada di wilayahnya masing-masing, tentunya selain PPL. oleh karenanya saya meminta MTD untuk ada dalam mendampingi penyaluran jagung saat tiba di kelompok.
hal ini di tegaskan juga oleh MTD yang ikut mendampingi penyaluran, meskipun demikian kami senang bisa membantu penyaluran, karena memang sebelum penyaluran ini kami sudah mendapatkan informasi akan turun bantuan program dalam mendukung swa sembada melalui UPSUS PAJALE, dan kali ini jagung sudah terrealisasi, tinggal dikembalikan kepada masyarakat tani di kelompok, mau di kelola seperti apa, dan kami senang karena tahun ini benih turun persis setelah masa panen sudah hampir selesai, sehingga petani bisa langsung mengolah lahan sawah untuk di tanami jagung, jika sebelumnya memang sulit karena benih turun disaat masa panen belum dilaksanakan sehingga pemerataan masa tanam susah di lakukan, tapi tahun ini kami MTD akan berusaha agar petani mau menanam serempak.
Namun demikian kami juga kesulitan dari MTD, dimana memang Kesadaran Petani untuk mau menanam jagung secara serempak memang sangat sulit, namun bukan berarti tidak bisa, sementara ini petani mengeluhkan ketika hasil produksinya nanti, jika semua lahan sawah ditanami jagung hasilnya mau di beli siapa, kemudian modal awal untuk pemiharaan seperti apa.
Pertanyaan ini muncul ke MTD yang bersentuhan langsung, namun demikian MTD memang bertugas mendampingi untuk penyuluhan bukan sebagai lembaga pemberi bantuan, MTD sendiri mengaskan jika masyarakat tani mau mandiri, mau menerapkan tanam serempak, dan menanam dalam jumlah yang banyak kami yakin pasar terbuka sekali. jadi jangan pesimis. sekarang kita tanam dulu saja, jika pupuk dasar sulit, itu bisa di musyawarahkan dengan anggota kelompok tutur MTD.

Comments