Sinargalih kembali menggeliat, Proyeksi menjadikan Pertanian cabai menjadi centra desa, Perlahan mulai di wujudkan, sebelumnya Petani di sinargalih mengembangkan pertanian cabai keriting, dengan mencapai 20.000 batang, kemudian pada ramadhan ini, di jumpai bersama MTD yang sedang melakukan tinjauan proyeksi centra pertanian, petani di sinargalih kembali menanam cabai keriting dengan target sekitar jumlah yang sama, 20.000. meskipun demikian, naik turunnya harga cabai keriting sempat menjadi keresahan petani cabai.
Informasi yang di terima di wilayah pasar pelabuhan ratu pada minggu ke dua puasa 2018 ini harga cabai anjlok, mencapai Rp. 12.000. namun demikian perhitungan analisa tanam cabai dengan harga 12.000 sebetulnya masih memiliki keuntungan, hanya saja jumlahnya yang kecil, dengan harga diatas 20.000 sebetulnya keuntungan petani sudah cukup lumayan dengan melakukan 2 kali panen saja modal bisa kembali, sementara cabai keriting bisa 5 sampai 7 kali panen bisa, apa lagi jika pemeliharaanya baik, bisa lebih, maka laba yang di dapat sebetulnya semakin besar.
Perhitungan analisa perkebunan tanam cabai keriting ini membuat petani sinargalih kembali menanam dan mempersiapkan lahan dengan kapasitas tanam 20.000. hal ini cukup di respons baik dan membanggakan, ungkap MTD yang membina desa sinargalih. kita berbangga hari ini memang baru beberapa petani saja yang mau terjuan dengan jumlah tanam besar, setahun kebelakang ketika MTD baru ada nyaris pola tanam petani hanya untuk mencoba dan tak ada yang berani dengan jumlah besar, sekarang kita bersyukur adanya program Pemda Lebak tentang MTD membuat masyarakat di sinargalih akhirnya mau menerima masukan dan melihat pasar luas di bidang pertanian, slah satunya cabai keriting. semoga proyek centra pertanian desa bisa di wujudkan dari sini ujar MTD kepada info tani.
Comments