Jelang Puasa Ramadhan Petani Sinargalih Masih Lakukan Panen Padi


Sinargalih. Memasuki Puasa Ramadhan 1439 H petani di sinargalih masih melakukan panen padi. Hal ini tentu berbeda dengan wilayah lain di kecamatan cibeber. Sinargalih yang merupakan salah satu desa di kecamatan cibeber yang masih mengadopsi adat kasepuhan dalam pertanian padi. Salah satunya adat yang masih dijaga adalah melakukan tanam satu kali dengan jenis varietas padi lokal.
Seperti diketahui bersama memang untuk jenis padi lokal umurnya lebih lama untuk sama ke produksi atau panen hampir 4-6 bln.terlebih untuk di sinargalih yang memiliki daerah dengan iklim yang dingin. Ketinggian diatas 1500 mdpl bahkan lebih. Menjadikan padi yang ditanam biasanya lebih lama masuk proses matang atau siap panen. Hal ini terbukti di sinargalih jika ingin melaksanakan panen raya berbarengan dengan daerah tetangganya misal gunung wangun atau sinaresmi harus melakukan tanam lebih awal 2 bulan sebelumnya.
Hal inilah yang mengakibatkan di sinargalih sampai memasuki puasa ramadhan ini masih banyak petani yang melakukan panen. Salah satunya di blok cikasintu. Sawah milik pak didin masih melakukan panen meskipun sudah masuk puasa.
Namun hal itu tidak mengakibatkan petani mengeluh.justru ini sering terjadi di sinargalih ucap pak didin saat di wawancara bersama MTD. Kami sudah biasa. Yang penting hasilnya berkah aja. Demikian saat di wawancara. Sementara MTD saat di konfirmasi bersamaan dengan petani menjelaskan. Inilah keunikan adat. Setiap aturan adat untuk memuliakan tanaman padi harus di ikuti termasuk pola tanam.kita tidak bisa mengubahnya. Hanya bisa membantu saja dati sisi teknologi misalnya. Kedepan semoga kita bisa saling membantu tanpa harus mengubah aturan adat ucapnya.

Comments