Cabai rawit sering kali menjadi bahan makanan dengan pasar yang menjanjikan. Terlebih memasuki bulan ramadhan. Seiring dengan naiknya kebutuhan pangan.sering sekali dijumpai dipasaran harga cabai rawit naik. Dan cabai keriting juga sering dijumpai naik harganya. Seperti halnya tahun 2018.kabar pasar kenaikan harga cabai mencapai 15%. Dari prilaku pasar inilah penyuluh pertanian sinargalih selalu mengingatkan petani. Untuk melakukan masa tanam disaat sebelum harga naik. Seperti halnya pada cabai keriting di wilayah palangaran sekarang bisa merasakan hasil dari kenaikan harga tersebut. Di blok lain sinargalih tepatnya di cikasintu cibadak. Ada juga kelompok tani yang melakukan tanam cabai rawit. Saat dijumpai info tani pak jumsa yang bekerja di lahan cabai rawit mengatakan di lahan ini di tanam 1700 btg cabai rawit. Dengan usia baru sebulan. Jadi target pasarnya kw bulan haji.
Sementara MTD saat di lokasi cabai rawit mengatakan kita konsen di sinargalih untuk centra pertanian selain pajale. Meski tiap tahun selalu ikut program pajale. Tapi yang jadi fokus bukan itu. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menggantikan pajale. Salah satunya misi menjadikan sinargalih sebagai centra pertanian cabai. Dan kini awalnya sedang di coba. Dua blok yang jadi fokus pembinaan demplot. Di cikasintu dan palangaran. Semoga misi 3-5 tahun kedepan sinargalih jadi centra cabai bisa diwujudkan amin.
Comments