Cabai Keriting di Sinargalih Terjangkit Virus, MTD sarankan Eliminasi

Petani di sinargalih meradang, Memasuki musim Kemarau panjang petani di sinargalih memang masih melakukan tanam cabai keriting di wilayah palangaran. namun berbeda dengan bulan sebelumnya di lahan yang tidak jauh dari area palangaran, petani cabai keriting sudah melakukan panen dan sudah memasuki tanam baru.

Di ketahui musim kemarau sudah lebih dari 3 bulan, dan beberapa wilayah memang sudah kekeringan, bahakan beberapa petani terancam gagal panen, mengingat adanya kemarau panjang ini di iringi dengan maraknya virus dan wabah hama penyakit yang menyerang tanaman dan perkebunan mereka.

Di sinargalih petani cabai keriting mengalami masalah dengang kemarau dan serangan virus, di ketahui cabai keritng yang di tanam seharusnya memasuki masa buah, tetapi karena terserang virus, tanaman menjadi layu dan kering, sehingga penanganannya susah di kendalikan, info tani mewawancarai pemilik lahan dan petani yang ada di kebun, menerangkan bahwa awalnya virus menyerang satu tanaman, kemudian di semprot dengan herbisida dan insek, tetapi malah menyebar, dan sekarang seperempat tanaman mengering di usia yang seharusnya memasuki pembuahan malah mati di awali dengan layu, kemudian mengering. dan penanganannya kami tadi tahu. di tempat sama MTD yang bertugas menegaskan bahwa kejadian ini memang jarang terjadi, tetapi bisa saja terjadi mengingat kali ini musim kemarau panjang, perubahan iklim dan cuaca serta penggunaan pupuk berimbang perlu di ketahui petani. ini virus yang menyerang.cara penanganannnye selama ini hanya bisa di eliminasi yang terjangkit agar tidak menyebar, dan di bakar yang sudah di elimninasi. namun demikian ini akan di sampaikan ke POPT yang bertugas mengingat memang ini ranahnya POPT. 

Comments