Pindah Tugas Ke Mekarsari, Eks MTD Sinargalih Berharap Mimpi jadi Centra Pertanian Cibeber Tetap Berlanjut
Mantri Tani Desa Terus melakukan pembenahan pertanian, kali ini Beberapa petugas MTD melakukan rotasi tugas, salah satu desa yang melakukan rotasi MTD yaitu desa mekarsari dan sinargalih, dengan adanya persetujuan kedua belah pihak desa dan MTD yang bertugas, Desa bersepakat untuk melakukan mutasi tugas, hal ini disampaikan oleh MTD yang mengikuti mutasi tersebut.
Alasan melakukan mutasi ini untuk meningkatkan kinerja MTD tentunya, pertimbangan lain tentunya setiap Desa memiliki penilaian kinerja terhadap petugas yang bekerja di desanya, dan program MTD sudah memasuki tahun ke 4 jadi wajar saja jika MTD melakukan rotasi tugas, karena memang bisa dilihat hasil kerjanya. MTD yang berpindah juga kita patut dukung dan apresiasi atas kerjanya selama membantu desa dalam hal pertanian. di wilayah tugasnya, peningkatan pertanian tidak bisa hanya di lihat dari ketercapaian swasembada saja, karena wilayah binaan desa memiliki adat dan istiadat yang berbeda, contohnya yang masuk wilayah adat, mereka MTD tidak bisa ikut program swasembada, dimana salah satu tuntutan swasembada adalah mengikuti masa tanam padi 2 kali dalam setahun, dan itu tak bisa dilakukan di desa yang masih terikat dengan aturan adat.
lalu kemajuannya dilihat dari apa? keberhasilan MTD bisa dilihat dari aspek lainnya, misalnya peningkatan daya dan minat masyarakat akan pertanian, banyaknya masyarakat yang mau mengolah tanah itu juga kemajuan yang baik, terlebih jika masyarakatnya mau bertani dengan menggunakan konsep ekonomi, artinya mereka bertani memang untuk lahan bisnis, tidak semata mengikuti musiman, dan itu sudah bisa di lihat di beberapa desa, di sinargalih saja sekarang sudah mulai tumbuh petani yang mengembangkan kearah ekonomi, hal ini bisa di cek langsung kelapangan kata MTD yang sebelumnya tugas disana.
info tani mewawancarai MTD yang bertugas di sinargalih, menjelaskan bahwa sinargalih sekarang sudah masuk ke wilayah pertanian unggulan, dimana disana bisa di dapatkan petani yang mandiri, mau mengembangkan pertanian dan mau mengajak masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan sebagai sarana ekonomi lewat pertanian. kurang lebih lahan pertanian dan perkebuna disana lebih dari 20 ha yang di kelola masyarakat, dan sekarang petania mandirinya sedang melakukan upaya tanam cabai, kol, kentang, kacang, mentimun, dan beberapa palawija lainnya, sialhkan saja di cek di wilayah lebak lega dan gunung kerud. itu adalah real petani mandiri, bukan petani yang disubsidi pemerintah, dan memang selama bertugas saya tidak pernah memberikan bantuan proram subsidi palawia, hanya sebatas penyuluhan dan membantu pola bisnis dan mensuport dalam hal pembinaan saja, tidak pernah ada bantuan berupa pupuk, bibit bahkan saprodi dari pemerintah, karena memang itu bukan ranah MTD, dan desa juga belum bisa menganggarkan kearah sana.
di tahun 2019 sekarang baru ada anggaran untuk pertanian, semoga petani yang lain bisa mencontoh dan mau mengolah lahannya untuk bertani.dan harapan saya semoga meskipun sekarang petugasnya beda, pertanian sinargalih dan harapan menjadikan sinargalih centra pertanian di cibeber bisa terwujud imbuhnya.

Comments