Meski Pupuk Langka, Poktan di Mekarsari Optimis Lakukan Tanam ke 1 Padi

 


Bulan desember, memasuki musim penghujan, Petani yang tergabung di Gapoktan Mekarsari melakukan  masa tanam ke 1 padi sawah. di sambangi MTd dan Info tani Sulaeman/Sule di wawancarai oleh info tani, diantaranya mengenai vareatas yang ditanam dan keluh kesuhnya.

sule menjelaskan bahwa vareatas yang di tanam bukanlah vareatas yang diberikan pemerintah, kami menanam jenis padi dengan nama lokal gajah wesi, kami menanam jenis ini karena di tanam kemaren saat tanam ke 2 cukup unggul, dan ketahanan hamanya bagus, sehingga kami memilih gajah wesi sebagai jenis yang unggul untuk di tanam, adapun keluhannya kami mengeluhkan pupuk yang hari ini belum pasti keberadaannya, saya menggarap sawah dengan penggunaan kurang lebih 500 kg urea dan TSP, namun sampai saat ini belum ada. 

membersamai pak sule MTD yang ada membantu menjelaskan bahwa memang vareatas yang di tanam di sumberwaras 2 ini jenis padi gajah wesi, entah veariatas dari mana namun masyarakat menamainya seperti itu, musim tanam sebelumnya memang hasil ubinannya bagus mencapai 9 ton gabah adapun soal kelangkaan pupuk memang ironis, kami MTD setiap turun ke lapangan pasti ditanyakan soal bagaimana pupuk, kemana pupuk. kami hanya bisa menjawab seadanya, memang tidak ada. ada yang non subsidi namun penggunaannya harus berimbang. adapun kenapa bisa susah pupuk kami hanya menerka saja, dan petani sudah bisa menilai sendiri kenapa pupuk subsidi langka. namn demikian kami minta petani tenang dan tetap menerapkan pemupukan berimbang,

demikian wawancara info tani dengan petani di mekarsarikering gilingnya sama dengan si geulis. namun masyarakat yang tergolong di kelompok tani sumber waras 1 dan 2 mayoritas menanam 2 vareatas ini. dan  kami memang emnganjurkan juga, agar petani mau menanam 2 vareatas ini supaya hasilnya bagus.

Comments