Menanggapi hal ini Beberapa sumber yang bersentuh
an dengan petani mendapatkan giliran pertanyaan seputar kelangkaan. di beberapa tempat MTD menjadi sorotan, bahkan ada LSM yang menyangkutpautkan kelangkaan pupuk dengan kinerja MTD, pasalnya E-RDKK yang seharusnya menjadi tolak ukur realisasi penyebaran pupuk ke petani bermasalah. menanggapi hal itu, MTD Kecamatan Cibeber menanggapi.
Kami MTD bekerja bukan sebagai penyalur Pupuk,Pupuk Subsidi itu didapatkan melalui kelompok yang sudah mengajukan kuota pupuknya ke Kios yang sudah di tunjuk pemerintah, adapun jumlah kuotanya dilihat dari E-RDKK . adapun kenapa pupuk di KIOS stoknya kurang, ataupun tidak ada silahkan LSM cek ke KIOS, adapun E-RDKK kami memang membantu menginputkan datanya melalui BPP pertanian bersama PPL, adapun kelangkaan pupuk terjadi bukanlah kesalahan kurangnya kuota di RDKK. karena data yang di inputkan kami sudah inputkan sesuai dengan kebutuhan petani di kelompok sesuai formatnya. KIOS pun sudah coba kami tegur imbuh MTD namun kios saja tidak bisa berbuat banyak, karena memang pasokan pupuk yang mereka dapatkan dari distributor bertahap, tidak sekaligus, sehingga pembagian pupuk ke kelompok tani pun kami atur agar setiap kelompok kebagian.meskipun harus ada yang satu jenis pupuk saja.
Beberapa selentingan informasi seputar kelangkaan pupuk beredar, saling menyalahkan, namun Kami MTD bersikap tak ingin ikut dalam mencari siapa yang salah, kami fokus menenangkan petani agar petani tidak berhentu menanam hanya karena pupuk langka. di beberapa tempat kami mendapati curhatan petani soal pupuk. namun kami tegaskan bahwa dengan menggunakan pemupukan berimbang, petani bisa meminimalisir penggunaan pupk kimia, sehingga unsur hara tanah kembali bagus.
masalah lain yang timbul baru-baru ini kami MTD mendapati beberapa warung eceran menjual belikan pupuk subsidi dengan harga non subsidi. namun demikian kami tidak punya kewenangan untuk menelusur lebih jauh ataupun mencegah warung eceran untuk menjual pupuk subsidi yang mereka dapatkan karena petani memang membutuhkan. oleh karena itu, jika LSM hari ini mau membantu petani agar tidak terjadi kelangkaan kembali, kami MTD siap membantu.
adapun petani kami minta untuk bijak menggunakan Pupuk baik yang subsidi maupun yang non subsidi, kami meminta petani menerapkan pemupukan berimbang, dan lebih cermat menggunakan pupuk baru yang non subsidi, karena kadar kandungan zatnya berbeda,. kami sudah informasikan ke petani. imbuh MTD.

Comments